| Medaltally | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| no | Country | Gold | Silver | Bronze | Total |
| 1 | Indonesia | 155 | 131 | 116 | 402 |
| 2 | Thailand | 95 | 83 | 106 | 284 |
| 3 | Vietnam | 87 | 85 | 91 | 263 |
| 4 | Malaysia | 52 | 45 | 70 | 167 |
| 5 | Singapore | 41 | 43 | 71 | 155 |
| 6 | Philipines | 27 | 47 | 70 | 144 |
| 7 | Myanmar | 11 | 23 | 28 | 62 |
| 8 | Laos PDR | 9 | 7 | 35 | 51 |
| 9 | Cambodia | 4 | 11 | 20 | 35 |
| 10 | Timor Leste | 1 | 1 | 5 | 7 |
| 11 | Brunei Darussalam | 0 | 3 | 7 | 10 |
| TOTAL | 482 | 479 | 619 | 1580 | |
20 November 2011
peolehan medali SEA games V
18 November 2011
pembalap sepeda BMX di SEA games memuaskan
Pebalap disiplin BMX SEA Games XXVI/2011 berlatih dengan fokus soal teknik dan adaptasi dengan sirkuit BMX di Pantai Carnaval, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (1/10). Musuh berat bagi atlet BMX Indonesia dalam SEA Games/XXVI datang dari Thailand. Enam pebalap memperkuat tim inti BMX. Sektor putra diperkuat Tony Syarifudin, Buamin, Ari Kristanto, dan putri Elga Kharisma, Petti Nurvitasari, dan Suswanti.
Empat pebalap sepeda disiplin BMX skuad Merah Putih, di lomba final, Jumat (18/11/2011) menyabet dua emas, satu perak, dan satu perunggu. Pencapaian itu dipastikan sesuai target Satlak Prima Utama ataupun tim pelatih.
Pelatih BMX Dadang Harries Poernomo,mengatakan, pencapaian para pebalap BMX di ajang SEA Games ini sesuai dengan target. Tim pelatih menargetkan para pebalap bisa meraih dua emas, dari sektor putra dan putri.
Sementara Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Utama menargetkan disiplin BMX menyumbang satu emas, dari kategori putra. Mereka sudah menyiapkan diri sejak Februari 2011. Mereka juga mengikuti sejumlah kejuaraan di luar negeri dan bertemu lawan-lawan mereka hari ini. "Salah satunya Vipavee Deekeballes," ujar Dadang.
Vipavee dinilai sebagai pebalap yang cukup kuat. Di lomba hari ini dia meraih perak. Ia mampu menyusul Elga secara cepat di lintasan BMX di Ancol, Jakarta Utara begitu tanda start dibunyikan.
Sejarah SEA games
Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara atau SEA Games (Southeast Asian Games) adalah ajang olahraga yang diadakan setiap dua tahun dan melibatkan 11 negara Asia Tenggara. Peraturan pertandingan di SEA Games dibawah naungan Federasi Olahraga Asia Tenggara (Southeast Asian Games Federation) dengan pengawasan dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Dewan Olimpiade Asia (OCA).
Sejarah
Asal-usul SEA Games berhubungan erat dengan Southeast Asian Peninsular Games atau SEAP Games. SEAP Games dicetuskan oleh Laung Sukhumnaipradit, pada saat itu Wakil Presiden Komite Olimpiade Thailand. Tujuannya adalah untuk mengeratkan kerjasama, pemahaman dan hubungan antar negara di kawasan ASEAN. Thailand, Burma (sekarang Myanmar), Malaysia, Laos, Vietnam dan Kamboja (dengan Singapura dimasukkan kemudian) adalah negara-negara pelopor. Mereka setuju untuk mengadakan ajang ini dua tahun sekali. Selain itu dibentuk juga Komite Federasi SEAP Games. SEAP Games pertama diadakan di Bangkok dari 12 sampai 17 Desember 1959, diikuti oleh lebih dari 527 atlet dan panitia dari Thailand, Burma, Malaysia, Singapura, Vietnam dan Laos yang berlaga dalam 12 cabang olahraga.
Pada SEAP Games VIII tahun 1975, Federasi SEAP mempertimbangkan masuknya Indonesia dan Filipina. Kedua negara ini masuk secara resmi pada 1977, dan pada tahun yang sama Federasi SEAP berganti nama menjadi Southeast Asian Games Federation (SEAGF), dan ajang ini menjadi Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara. Brunei dimasukkan pada Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara X di Jakarta, Indonesia, dan Timor Leste di Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara XXII di Hanoi, Vietnam.
Walaupun tidak termasuk salah satu negara yang mengikuti SEA Games dari awal, prestasi Indonesia di kancah olah raga se-Asia Tenggara tak bisa dipandang sebelah mata. SEA Games pertama diadakan di Bangkok pada 12-17 Desember 1959, namun Indonesia baru berpartisipasi pada tahun 1977.
Ketika itu Malaysia menjadi tuan rumahnya. Namun sejak bergabung, Indonesia unggul sebagai peraih juara umum sebanyak sembilan kali. Sepanjang sejarah SEA Games, Indonesia berada di posisi teratas perolehan medali yaitu sebanyak 3934. Pada 1997 saat menjadi tuan rumah, Indonesia merebut 194 medali emas. Di SEA Games yang ke 19 tersebut, Indonesia memperoleh rekor perolehan medali emas terbanyak sepanjang sejarah SEA Games.
Sejarah
Asal-usul SEA Games berhubungan erat dengan Southeast Asian Peninsular Games atau SEAP Games. SEAP Games dicetuskan oleh Laung Sukhumnaipradit, pada saat itu Wakil Presiden Komite Olimpiade Thailand. Tujuannya adalah untuk mengeratkan kerjasama, pemahaman dan hubungan antar negara di kawasan ASEAN. Thailand, Burma (sekarang Myanmar), Malaysia, Laos, Vietnam dan Kamboja (dengan Singapura dimasukkan kemudian) adalah negara-negara pelopor. Mereka setuju untuk mengadakan ajang ini dua tahun sekali. Selain itu dibentuk juga Komite Federasi SEAP Games. SEAP Games pertama diadakan di Bangkok dari 12 sampai 17 Desember 1959, diikuti oleh lebih dari 527 atlet dan panitia dari Thailand, Burma, Malaysia, Singapura, Vietnam dan Laos yang berlaga dalam 12 cabang olahraga.
Pada SEAP Games VIII tahun 1975, Federasi SEAP mempertimbangkan masuknya Indonesia dan Filipina. Kedua negara ini masuk secara resmi pada 1977, dan pada tahun yang sama Federasi SEAP berganti nama menjadi Southeast Asian Games Federation (SEAGF), dan ajang ini menjadi Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara. Brunei dimasukkan pada Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara X di Jakarta, Indonesia, dan Timor Leste di Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara XXII di Hanoi, Vietnam.
Walaupun tidak termasuk salah satu negara yang mengikuti SEA Games dari awal, prestasi Indonesia di kancah olah raga se-Asia Tenggara tak bisa dipandang sebelah mata. SEA Games pertama diadakan di Bangkok pada 12-17 Desember 1959, namun Indonesia baru berpartisipasi pada tahun 1977.
Ketika itu Malaysia menjadi tuan rumahnya. Namun sejak bergabung, Indonesia unggul sebagai peraih juara umum sebanyak sembilan kali. Sepanjang sejarah SEA Games, Indonesia berada di posisi teratas perolehan medali yaitu sebanyak 3934. Pada 1997 saat menjadi tuan rumah, Indonesia merebut 194 medali emas. Di SEA Games yang ke 19 tersebut, Indonesia memperoleh rekor perolehan medali emas terbanyak sepanjang sejarah SEA Games.
Langganan:
Postingan (Atom)